BPJS Buruh 

Timboel Siregar Ungkap Data Guru Belum Ikut Jaminan Sosial

Jakarta, SBSINews.com – Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar menyebutkan bahwa diperkirakan ada sebanyak 1.5 juta guru yang belum ikut program jaminan sosial. Hal itu diungkapkanya saat menjadi nara sumber dalam kegiatan bertajuk Forum Terakhir di 2017 beberapa waktu lalu.

Dari data yang dimilikinya, total guru yang ada sebanyak 3.133.638 orang dengan rincian sebanyak 2.249.988 guru negeri dan sebanyak 883.650 guru swasta. Lebih lanjut Timboel yang sangat aktif dalam SJSN mengaku prihatin padahal guru termasuk Pekerja Penerima Upah (PPU) yang juga berhak mendapatkan jaminan sosial sesuai amanat UU 14/2005.

“Masih banyak guru yg berupah di bawah upah minimum sehingga tidak didaftarkan ke jaminan sosial. Baik juga bila guru mendapatkan jaminan kematian (JKm) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dengan skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya dibayar APBN,” katanya.

Tak hanya itu, dari 20% alokasi APBN untuk pendidikan atau sekitar 400 triliun hanya dibutuhkan 302 milyar atau sekitar 0.0756% APBN untuk bayar 2 program JKK dan JKm.

“Jika dirinci, sebanyak 1.5 juta x 12 bulan x Rp.16.800. Kalau nelayan sudah dapat JKK JKm dengan skema PBI dengan total anggaran Rp. 175 milyar per tahun, saya kira guru pun sudah layak dijamin negara di 2018. Selamat menyongsong Tahun Baru 2018 untuk jaminan sosial yg lebih baik,” paparnya.(syaiful)

Baca Juga: http://sbsinews.com/aturan-jaminan-pensiun-dinilai-masih-diskriminatif/

Related posts

%d bloggers like this: