Indonesia Opini 

Jokowi-JK dan Papua

Ditulis Oleh: Dr. Muchtar Pakpahan Selama masa pemerintahan Orde Baru saya dekat dengan Gerakan Aceh Merdeka, dekat Dewan Adat Papua dan dekat dengan Fretilin di Timur- Timur. Kami menjadi dekat karena sama-sama menyuarakan keadilan. Hingga sekarang kami masih tetap berteman. September 2014, saya dan wakil Dewan Adat Papua yakni Fred Suebu, Phill Karel Erari dan utusan Barnabas Mandacan, menemui presiden terpilih Joko Widodo untuk kedua kalinya. Waktu itu saya titipkan surat serta menjadi pokok bahasan kami yang disetujui Presiden Joko Widodo. Bahan ini dapat dibuat menjadi pengantar mengevaluasi Jokowi di Papua….

Read More
Dunia 

FPR: Kami Punya Kekayaan Alam, Namun Amerika dan Negara Punya saham Yang Menikmati

Papua, SBSINews – Ratusan massa yang tergabung dalam Front Persatuan Rakyat (FPR) menggelar aksi Long March menuju Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua. Mereka meminta agar para wakil rakyat tersebut membuat pernyataan sikap terkait polemik yang terus berkembang, Kamis (23/11/2017). Dalam aksi tersebut, massa menuntut agar pemerintah segera menutup PT. Freeport Indonesia dan pemerintah juga bertanggung jawab atas pemberitaan palsu “Hoax” yang gencar dimuat media lokal dan media nasional. “Kami punya harta kekayaan alam yang melimpah, namun yang menikmati adalah Amerika dan beberapa negara yang punya saham. Kami juga mempertanyakan…

Read More
Opini 

Muchtar Pakpahan: Perhatikan Pernyataan dan Jangan Musuhi Natalius

SBSINews – Ketua Umum (Ketum) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Prof. Muchtar Pakpahan meminta semua kalangan terkhusus presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf kalla harus memperhatikan pernyataan Natalius. Hal itu dikatakan pejuang buruh yang akrab disapa Pak MP itu di Sekretariat Dewan Pengurus Pusat (DPP) SBSI Jalan Tanah Tinggi, Jakarta, Kamis (23/11/2017). “Saya sahabat Dewan Adat Papua mulai sejak Almarhum Arnold App dan Almarhum Theys semasa Soharto hingga sekarang,” katanya. Lebih Lanjut, MP mengungkapkan bahwa pernyataan tersebut harap tidak diabaikan dan jangan musuhi Natalius. Sebelumnya, diberitakan bahwa Aktivis Kemanusiaan asal…

Read More