Buruh Ekonomi SBSI 

Semakin Serius Menata, RPK Diwacanakan Akan Jadi Anak Perusahaan Bulog

Jakarta, SBSINews – Perum Bulog semakin serius menata Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai penyalur kebutuhan untuk masyarakat. Hal itu terlihat dengan digelarnya Team Focus Group Discussion (FGD) dengan Koperasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) di Operation Room, Perum Bulog, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senin (18/12).

Tak hanya itu, dalam diskusi itu Bulog juga menjabarkan target ditahun 2018 yang akan menjadikan RPK Unit Kerja di bawah Bulog untuk penyaluran kebutuhan pangan masyarakat dan di 2019 akan menjadikan RPK sebagai anak perusahaan dibawa komando Bulog.

J. Frans Gultom yang hadir dalam FGD tersebut mengungkapkan bahwa Bolug membuka peluang besar untuk koperasi organisasi maupun perorangan.

“Kita melihat ini peluang besar untuk bekerjasama mewujudkan kesejahteraan. Nanti Bulog akan membentuk RPK induk yang akan membawahi RPK di daerah dan itupun akan diberikan harga khusus,” katanya.

Lebih lanjut juga dijelaskan bahwa Bulog berencana akan mengucurkan uang senilai 2 triliun untuk mewujudkan target dan pengembangan RPK di setiap provinsi di Indonesia.

Baca Juga: http://sbsinews.com/buruh/rpk-sbsi-bergabung-dalam-team-fgd-perum-bulog/

Sementara itu Wakil Ketua Koperasi SBSI, Djody Sutrisno Marsudioko mengatakan bahwa Koperasi DPP SBSI telah memiliki RPK SBSI yang bekerjasama dengan Perum Bulog untuk menstabilkan harga pangan di seluruh wilayah Indonesia.

“RPK itu berupa warung sembako. FGD kemaren dihadiri RPK Koperasi SBSI, RPK Bank MayBank, RPK Serikat Pekerja Seluruh Indonesia serta tujuh RPK yang dikelola perorangan. Semoga kerjasama ini bisa mewujudkan cita-cita SBSI mewujudkan WelfareState,” paparnya.

Dilansir dari Liputan6.com (14/2/2017) Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti menargetkan akan membentuk 50 ribu RPK di Indonesia pada tahun 2017 untuk mengurangi kegiatan dipinggir jalan menggunakan truk. RPK merupakan pengusaha kecil yang saat ini bisa tinggal pesan barang ke Bulug dan akan diantarkan menggunakan truk Bulog.(Mat)

Related posts

%d bloggers like this: