BPJS Buruh SBSI 

Tak Jua Daftarkan Kepesertaan BPJS, Pejabat Negara Dipecundangi Oleh PT Long Teng Iron & Steel

Sejumlah pejabat negara dan badan yang mengurusi kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di wilayah Tangerang dikacangi dan bahkan dipecundangi oleh PT Long Teng Iron & Steel.

Pasalnya, sudah berkali-kali didatangi dan disurati agar segera mendaftarkan buruhnya sebagai peserta BPJS, namun perusahaan pengolahan logam milik Warga Negara Cina itu tidak kunjung menggubris peringatan yang disampaikan pejabat BPJS setempat.

Bahkan, hingga sudah tiga kali terjadi pergatian Kepala BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan itu tetap membandel, dan hingga kini belum ada tindakan tegas yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang dan juga oleh Kepala BPJS yang baru.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pasar Kemis yang baru, Dany mengatakan, sampai saat ini persoalan tersebut belum ada perkembangan. “Belum ada Info. Semuanya berproses,” ucap Dany saat dikonfirmasi, Senin (20/02/2017).

Sama halnya dengan BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, Tangerang, sampai saat ini juga belum ada perkembangan mengenai laporan buruh tersebut.

Kepala BPJS Cabang Tigaraks, Shanti Lestari mengatakan, pihak perusahaan tidak menunjukkan itikad baik sampai saat ini. Namun, sampai saat ini belum ada tindakan tegas yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan.

Sebelumnya, Shanti mengatakan, pihak Perusahaan sudah berjanji pada hari Jumat 17 Februari lalu bahwa akan menemui pihak BPJS untuk menyerahkan data karyawannya pada hari Senin 20 Februari 2017. Namun, lanjutnya, pihak perusahaan tidak ada ditempat dan tidak dapat dihubungi oleh BPJS Kesehatan.

“Jumat kemarin pada saat petugas pemeriksaan bertemu dengan Human Resources Development (HRD)-nya janji akan diberikan, hari ini kami datang ke perusahaan, pihak HRD-nya tidak di tempat,” ucap Shanti saat dikonfirmasi, Senin (20/02/17).

Namun Shanti mengatakan, BPJS kesehatan belum mengambil sikap tegas yang akan diberikan kepada Perusahaan. Langkah yang akan diambil oleh BPJS Kesehatan Cabang Pasar Kemis tersebut masih akan mengeluarkan surat Surat Peringatan Pertama atau SP I kepada pihak perusahaan.

Padahal, karyawan PT Long Teng Iron & Steel sudah satu tahun lebih meminta agar mereka didaftarkan sebagai Peserta BPJS.

Kepada para buruh yang sempat mendatangi BPJS Kesehatan beberapa minggu lalu, Shanti mengatakan akan memberikan waktu satu minggu kepada pihak perusahaan untuk memberikan data anggotanya ke BPJS Kesehatan Cabang Pasar Kemis.

Sesuai dengan Surat himbauan kedua yang dikirimkan oleh BPJS Kesehatan, kata dia, seharusnya pihak perusahaan sudah tidak ada alasan untuk tidak mengikuti surat himbauan kedua yang diberikan oleh BPJS Kesehatan. Namun, mereka akan memberikan waktu satu minggu sesuai dengan business procedure and evidence yang telah ditetapkan oleh BPJS Kesehatan.

“Seharusnya ya sesuai dengan berita acara kunjungan kami yang kedua yang sudah ditanda tangani mereka. Tapi kami ada business procedure yang harus dilalui beserta evidence-nya,” ujar Shanti.

Jika dalam waktu satu minggu tidak juga dilakukan regristrasi, maka seharusnya BPJS Kesehatan melanjutkan berkas PT Long Teng Iron & Steel tersebut ke Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang.

“Kami akan lapor Ke Dinas Ketenagakerjaan. Nanti kami bersama petugas Pemeriksa Dinas Ketenagakerjaan akan turun ke PT Long Teng Iron & Steel,” pungkas Shanti.(Nando)

Related posts

%d bloggers like this: