Buruh SBSI 

Kembalikan Solidaritas, Hari Ini Sidang Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Ketua Umum SBSI Kembali Akan Digelar

JAKARTA – Hari ini sidang kasus dugaan penyebaran fitnah dan pencemaran nama baik melalui Informasi dan Transaksi Elektronik terhadap Ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Prof. Muchtar Pakpahan (MP) akan kembali digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang meringankan (A de Charge) terdakwa Edwar Marpaung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Selasa (10/10/2017).

Dipersidangan minggu lalu, Penasehat Hukum terdakwa menghadirkan Jhonny Simbolon sebagai saksi. Sayangnya, kasus yang terus menjadi perbincangan hangat di Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) dan Konfederasi SBSI tersebut sangat sedikit dihadiri baik itu anggota SBSI maupun anggota KSBSI.

Persidangan tersebut dipimpin Majelis Hakim Khadwanto (Hakim Ketua) dan Tirolan Nainggolan dan Popop Rizanta (Hakim Anggota).

Sebelumnya, terdakwa Edwar Marpaung di meja hijaukan Prof. Muchtar Pakpahan kerena pernyataan (status) pedasnya dan menyakitkan melalui media sosial (facebook). Di status tersebut berkali-kali Edwar menyebut MP seakan telah banyak melakukan kesalahan.

Namun dalam pengakuannya di persidangan Edwar berkali-kali mengelak bahwa MP yang ia maksud bukanlah nama seseorang melainkan Musuh Pekerja.

DPP SBSI di Jakarta, Frans Gultom kembali mengajak anggota SBSI dan sahabat buruh agar datang mengawal sidang tersebut sebagai bentuk solidaritas kepada ketua umum SBSI.

“Jangan sampai kondisi kita saat ini nanti dinilai kurang atau kehilangan rasa solidaritas. Ini kasus atau permasalahan ketua umum kita. Sudah seharusnya kita sama-sama mengawalnya dan membantu memberikan dukungan moril atau semangat,” ujarnya di Sekretariat DPP SBSI, Jalan Tanah Tinggi II, Jakarta. (rahmat)

Related posts

%d bloggers like this: