Opini Pendidikan SBSI 

Intimidasi Guru Honorer, Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Terancam Dicopot

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Veri Yonevil geram dengan sepak terjang Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Bowo Irianto. Setelah diketahui bahwa Bowo mendatangi guru honorer dan mencoba melakukan intimidasi agar gugatan para Guru Honorer K 2 dicabut, DPRD DKI Jakarta berjanji akan meminta supaya Bowo Irianto dicopot dari jabatannya.

Salah seorang guru honorer K 2 bernama Sugianti menyampaikan, sudah sebanyak dua kali didatangi oleh si pejabat tinggi di Dinas Pendidikan DKI Jakarta itu yang memaksa mencabut gugatannya di PTUN.

“Kalau ternyata yang diadukan oleh ibu Sugianti itu benar, maka Wakil Dinas Pendidikan harus diberikan sanksi yang tegas, dalam hal ini dan diberhentikan,” kata Veri Yonevil saat dikonfirmasi, Senin (08/05/2017).

Namun, Veri menambahkan, DPRD akan memanggil Dinas Pendidikan terlebih dahulu untuk menanyakan kebenaran pengaduan tersebut.

Menurutnya, pemanggilan tersebut akan dilakukan pada Rabu 17 Mei 2017. Sebelumnya, ia menjelaskan, mereka sudah pernah mempertemukan guru honorer k2 DKI Jakarta dengan Dinas Pendidikan di gedung DPRD DKI Jakarta.

“Terkait kasus ini guru honorer K2 sudah pernah kami panggil untuk dengar pendapat dengan dinas pendidikan di komisi E. kalau ternyata dikemudian hari terdapat intimidasi terhadap guru-guru honorer ini, kami akan bertanggung jawab untuk memanggil kembali dinas pendidikan dan akan mempertanyakan hal ini hari rabu besok boss,” ucapnya.(Nando)

Related posts

%d bloggers like this: