Buruh SBSI 

Ini Tanggapan Sekda Terkait Tuntutan Buruh di Sumsel

JAKARTA – Aksi ratusan massa gabungan dari Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Palembang, Lahat, Bayuasin, Muaratara dan juga dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) 1973 mendatangi kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (9/10/2017) membuahkan sejumlah berupa komitmen dari Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan terkait permasalahan yang dialami para buruh.

Dalam aksi yang berakhir dengan diskusi di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel itu, perwakilan para buruh memaparkan rincian tuntutannya buruh dikawasan tersebut.

Menanggapi tuntutan perwakilan SBSI dan SPSI, Sekda Pemprov. Sumselm, Nasrun Umar mengatakan akan memverifikasi dan corrective terhadap permasalahan yang telah disampaikan.

“Kami akan memberikan tindakan tegas setelah mendapat hasil dari pelaksanaan verifikasi dan corrective baik bagi perusahaan maupun masalah pembackingan perusahaan. Selanjutnya meminta melaporkan kegiatan pelaksanaan pemeriksaan pengawas Ketenagakerjaan secara berkala ke Gubernur dan Sekda Sumsel,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan agar Disnaker Sumsel harus mampu memperjuangkan hak-hak tenaga kerja. Kami juga meminta pegawai pengawas ketenagakerjaan bekerjasesuai dengan tugas pokok dan fungsi pengawas ketenagakerjaan.

Kai juga akan melakukan evaluasi dan koreksi tentang pejabat Disnakertrans dan terhadap tuntutan masalah Apindo akan segera ditindak,” ujarnya.

Sekedar informasi diskusi dengan perwakilan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) dan perwakilan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia 1973 dihadiri juga oleh Sekdaprov, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans, Kabid Hubungan Industrial Disnakertrans, Inspektorat Daerah, Kasat PolPP Provinsi Sumsel.(rahmat)

Related posts

%d bloggers like this: