SBSI 

Diduga Berikan Keterangan Palsu, Jhonny Simbolon Dipolisikan Muchtar Pakpahan

“Laporan Polisi Nomor: 858/K/X/2017/RESTRO JAKTIM”

JAKARTA – Jhonny Maulana Simbolon, pada Selasa, 3 Oktober 2017 hadir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur sebagai saksi yang meringankan (A de Charge) bagi terdakwa Edwar Marpaung yang terjerat kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik melaui Informasi dan Transaksi Elektronik terhadap Ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Prof. Muchtar Pakpahan (MP).

Pada sidang yang digelar siang hari itu, dihadapan majelis hakim Khadwanto (Hakim Ketua) Tirolan Nainggolan dan Popop Rizanta (Hakim Anggota), saksi Jhonny Simbolon memberikan keterangan dibawah sumpah.

Namun, pria yang mengaku dari Federasi Transportasi (FTA) Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) diduga oleh MP (korban)  telah memberikan keterangan palsu dibawah sumpah dan telah merugikannya.

“Ia sudah seenaknya saja berbohong dan memberikan keterang palsu di persidangan, padahal ia waktu itu disumpah, “ kata pria yang akrab disapa MP itu usai membuat laporan di kantor Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Metro Jaya, Resort Metropolitasn Jakarta Timur, Minggu (8/10/2017).

Dalam laporan polisi dengan Nomor: 858/K/X/2017/RESTRO JAKTIM dituliskan bahwa Jhonny telah melanggar pasal 242 KUHP (Memberikan keterangan palsu diatas sumpah).

Pelapor, Muchtar Pakpahan telah membuat surat bukti laporan pengaduan dan melanjutkan ke Siaga Reskrim. Laporan itu diterima dan dibuat langsung oleh Anggota SPK T ‘A’ yaitu Aipda IB Sudarsana diketahui juga Kanit SPK T ‘A’ Ajun Komisaris Polisi Widada pukul 15.30 Wib.

“Kita punya rekaman keterangannya di persidangan, semoga dengan ini dia tidak main-main lagi dengan hukum terkhusus terhadap keterangan di Pengadilan.” papar Muchtar Pakpahan di Jakarta.(ist)

Related posts

%d bloggers like this: