Buruh Kongres SBSI 2018 SBSI 

Rakerwil Sulut Sukses, Bersama SBSI Rakyat Sejahtera

JAKARTA – Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) wilayah Sulawesi Utara (Sulut) sukses menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) selama dua hari sebagai syarat untuk menjadi anggota tetap pada Kongres SBSI 2018 di Hotel Sahid Kawanua Manado, Jumat – Sabtu (27-28/10/2017).

Pada rapat tersebut, Ketua Umum (Ketum) SBSI, Prof. Muchtar Pakpahan yang hadir bersama sejumlah pengurus harian Dewan Pengurus Pusat (DPP) menginformasikan terkait putusan Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI) no 378K.

“Kami menginformasikan kepada Dinas Ketenagakerjaan dan instansi terkait lainnya agar tidak lagi melayani serikat buruh KSBSI yang telah dinyatakan oleh MA tidak sah secara hukum menggunakan nama, logo dan hal lainnya yang berhubungan dengan SBSI,” katanya.

Dalam Rakerwil tersebut pria yang akrab disapa dengan Pak MP itu mengatakan bahwa dengan tema “Bersama SBSI Rakyat Sejahtera” akan menjadi langkah pasti untuk kembali membangkitkan SBSI di Sulut.

“Setelah sekian lama SBSI kehilangan taring, sudah saatnya SBSI bangkit kembali. Perlu diketahui, di awal tahun 2000-an, SBSI mencapai masa kejayaannya. Kemudian, belakangan redup. Diperiode kepengurusan ini, saya jadi Ketua Umum, maka kita harus bisa mengembalikan kejayaan SBSI seperti dulu, bahkan harus lebih dari yang lalu,” ujar Muchtar.

Untuk mewujudkan hal itu pengurus pusat pun akan terus menopang perjuangan SBSI yang ada disetiap wilayah agar mendorong setiap anggotanya meningkatkan sumber daya manusia karena buakanlah perkara mudah mengembalikan kejayaan tersebut.

“Rakerwil ini diharapkan dapat jadi bagian konsolidasi setiap pengurus. Kedepan, kiat akan terus berbenah untuk menjadi lebih baik.,” tambahnya.

Beginilah suasana Rakerwil SBSI di Sulut. (ist)

Lebih lanjut, Muchtar pun melantik Korwil Sulut yaitu Jemmy Mokolensang dan sejumlah DPC SBSI Sulut.

Tampak hadir dalam kegiatan itu Gusmawati Azwar selaku Sekretaris Wilayah SBSI, Lukita Sari, Ventje Parera dari pengurus federasi SBSI pusat dan Kadisnaker Provinsi dan Polda Sulut.

Hadir juga 13 DC kabupaten dan Kota serta 6 federasi yaitu Federasi BKN, TNP, PASN, MIK, Fikep dan PPK.

Related posts

%d bloggers like this: