Pendidikan 

Tidak Ada Hentinya, Intimidasi Masih Terus Dirasakan Oleh Guru Honorer K2 DKI Jakarta

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta masih terus mengintimidasi Guru Honorer K2 di Jakarta. Guru honorer K2 yang telah lulus tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 menggugat Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta membawa dampak yang berkempanjangan.

Gugatan tersebut dilakukan karena Dinas Pendidikan DKI Jakarta tidak menyerahkan berkas kelulusan guru tersebut ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang membuat guru honorer tersebut batal diangkat menjadi PNS.

Sebanyak empat orang guru honorer k2 yang tergabung dalam Federasi Pendidikan Aparatur Sipil Negara Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FPASN SBSI) menggugat Dinas Pendidikan DKI Jakarta ke PTUN.

Keempat guru tersebut adalah Oktoberta Sri Sulasri dari SDN 01 Pagi, Willy Apituley SMPN 145 Jakarta, Sugianti dari SMPN 84 Jakarta Utara dan Jobson Aritonang dari SMKN 23 Pademangan.

Sebelumnya, guru honorer k2 tersebut sempat diberhentikan dari sekolah tempat mereka bekerja. Mereka kemudian melaporkan hal ini kepada Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta.

Dari hasil laporan tersebut, keempat orang guru honorer k2 tersebut sudah kembali bekerja. Namun, Sugianti dari SMPN 84 Jakarta Utara dan Jobson Aritonang dari SMKN 23 Pademangan sampai saat ini upah kedua guru tersebut belum juga diberika sejak awal Januari 2017.

Selain itu, merka juga sudah mengadukan hal tersebut kepada anggota komisi E dan Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dalam waktu yang terpisah. Kemudian mereka juga sudah beraudiensi dengan Ombusman RI dan dinyatakan bahwa mereka berempat mendapatkan hak mengajar disekolah sebelumnya.

Namun, penanganan terhadap Jobson Aritonang dan Sugianti terkesan syarat dengan permainan. Mereka dipekerjakan kembali sejak januari 2017 seperti halnya dengan Oktoberta dan Willy namun upah mereka tidak pernah dibayarkan.

Related posts

%d bloggers like this: