Pendidikan 

Sudah Empat Bulan Belum terima upah, Ratusan Guru lakukan aksi di depan DPRD kota Tanjung Balai

Ratusan guru yang tergabung dalam Federasidi Pendidikan Aparatur Sipil Negara Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FPASN SBSI) Cabang Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara melakukan aksi didepan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tanjung Balai.

Sekitar 200 guru-guru melakukan aksi didepan kantor DPRD kota Tanjung Balai, menuntut agar gaji para guru honorer dibayarkan oleh pemerintah Kota Tanjung Balai. Aksi tersebut dilakukan sejak Senin 17 April 2017.

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) FPASN SBSI, Maringan Simanjuntak mengatakan, sejak awal tahun 2017 gaji para guru-guru di Kota Tanjung Balai belum dibayar.

“Kami menuntut agar pemerintah Kota Tanjung Balai membayar gaji guru-guru yang sejak Januari 2017 belum di bayar,” kata Maringan saat dikonfirmasi, Selasa (18/04/20179.

Maringan menambahkan, selain upah yang belum dibayarkan, banyak guru yang belum mendapatkan dana sertifikat PNS.

Aksi tersebut dilakukan sejak pukul 14:00 WIB. Tidak lama kemudian anggota DPRD menemui mereka dan menerima perwakilan aksi diterima oleh komisi C  DPRD kota Tanjung Balai.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD masih akan memanggil pihak-pihak terkait untuk mencari solusi dalam menyelesaikan persoalan guru-guru Kota Tanjung Balai.

“Kesepakatan dengan komisi C DPRD Kota Tanjung Balai, Dinas Pendidikan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) dan Komite Sekolah dipanggil untuk pertemuan hari berikutnya, untuk mencari  penyelesaiaan upah Guru honorer yang belum diterima selama 4 bulan dan bagi PNS dana sertifikasi yang belum diterima,” ucap Maringan.

Related posts

%d bloggers like this: