Buruh Dunia Ekonomi 

Otomasi, Pekerja Terancam Digantikan Robot

San Francisco – Status pekerja diseluruh dunia semakin terancam karena saat ini perusahaan-perusahaan teknologi terus berlomba menciptakan mesin otomatis yang mampu menjalankan tugas industri jasa. Contohnya saja yang baru-baru ini diumumkan LG Electronik yaitu robot baru yang memiliki kemampuan sebagai pekerja bandara, hotel dan supermarket.

Dilansir dari Daily Mail, Kamis (4/1/2018) trio robot tersebut akan dipamerkan di Consumer Electronics Show (CES) global di Las Vegas minggu depan dengan kemampuan bisa membawa koper, belanja dan minuman.

Setiap robot baru LG berbentuk kontainer yang lebih pendek dari manusia dan bergerak dengan satu set roda tersembunyi di dasarnya. Layar melingkar dengan wajah digital bermata cerah memberi sentuhan manusia pada mesin itu.

Semua robot itu juga menampilkan layar sentuh yang menonjol untuk memberi informasi kepada orang dan menerima instruksi. Juru bicara LG mengatakan robot-robot tersebut masih merupakan produk konsep dan belum siap untuk go public.

Dikutib dari Tempo.com, Minggu (7/1) memberitakan bahwa robot industri jasa bisa menggantikan pekerjaan jutaan pekerja di seluruh dunia. Bulan lalu, sebuah laporan mengklaim bahwa sebanyak 800 juta pekerja di seluruh dunia dapat digantikan oleh mesin dalam 13 tahun ke depan.

Bahkan jika otomasi diadopsi pada kecepatan yang lebih lambat, 400 juta orang bisa kehilangan pekerjaan mereka, kata laporan itu. Laporan berjudul ‘Jobs lost, jobs gained: Workforce transitions in a time of automation’ itu dikeluarkan perusahaan konsultan McKinsey yang berbasis di London. Laporan itu menilai jumlah dan jenis pekerjaan yang bisa hilang pada 2030 karena otomasi.(ist)

Related posts

%d bloggers like this: