Kongres SBSI 2018 

Komisi II Bahas GBHO dan Resolusi Untuk Kongres SBSI 2018

JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) yang tergabung dalam Komisi II, bertugas merumuskan Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) dan Resolusi gelar rapat Internal di Gedung DPP SBSI, Jumat (6/10/2017) malam.

Rapat yang diikuti enam pengurus DPP SBSI itu membahas terkait posisi SBSI dalam globalisasi dan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), posisi SBSI menyikapi eksploitasi alam/penguasaan tanah, posisi SBSI menjadi prioritas pembangunan ekonomi.

Rapat yang dipimpin langsung Ketua Komisi II GBHO, Andi Naja Paraga dihadiri juga Woro Endah Nursari, Agus Supriadi, Ventje J Parera, James Simanjuntak dan Yacob Ereste.

Ketua Komisi II GBHO dan Resolusi Andi Naja Paraga mengatakan bahwa dalam rapat yang dipersiapkan untuk Kongres tersebut juga dibahas posisi SBSI dalam hubungan Industrial, diantara serikat buruh dan peta politik.

“Kami juga membahas program dan target SBSI ditahun yang akan datang, prioritas program empat tahun dan evaluasi,” katanya.

Sementara itu James Simanjuntak memberikan gambar terkait target SBSI untuk tahun-tahun selanjutnya.

“Target terbesar yang harus menjadi prioritas adalah bagaimana membentuk DPC dan Korwil di 34 Provinsi Seluruh Indonesia. Tak hanya itu tentu yang tak boleh dilupakan adalah merancang, memberikan dan mensukseskan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman terkait perburuhan,” ujarnya.

Sementara itu Ventje menegaskan agar seluruh DPC yang dikomandoi DPP mematangkan lagi latihan kepemimpinan dan pengetahuan terkait perkumbangan perburuhan (Lider Training post).

Tak jauh berbeda, guna menuju Kesejahteraan organisasi, pengurus dan anggota dipersiapkan juga membahas anggaran dan teknis wacana untuk membuat SBSI maju di tiap wilayah.

Agus Supriadi, Woro Endah Nursari dan Yakob Ereste kompak mengedepankan bahwa DPP butuh kerjasama dan dukungan penuh dari DPC dan seluruh anggota di seluruh Indonesia. (rahmat)

Related posts

%d bloggers like this: