Buruh 

Ini Yang Dituntut Kaum Buruh Iran Saat Turun Ke Jalan

Jakarta, SBSINews.com – Kaum buruh di wilayah pinggiran Iran turun kejalan memprotes dan menuntut kondisi ekonomi yang lebih baik kepada pemerintah mereka. Melihat kondisi tersebut pengamat politik Timur Tengah, Muhammad Lutfi Zuhdi mengungkapkan bahwa demo itu tidak bermuatan politis.

Dilansir dari kiblat.net, Rabu (03/01/2018) memberitakan bahwa demo tersebut terdiri dari kaum buruh yang memprotes kondisi ekonomi mereka. Mereka lebih menekankan tuntuan masyarakat bawah terhadap situasi ekonomi yang ada.

Gelombang demonstrasi anti-pemerintah, yang sebagian didorong oleh ketidakpuasan atas kesulitan ekonomi dan dugaan korupsi, adalah yang paling serius sejak berbulan-bulan kerusuhan di tahun 2009 yang mengikuti terpilihnya kembali Presiden Mahmoud Ahmadinejad yang dipermasalahkan.

“Demo-demo itu terjadi dari wilayah-wilayah pinggiran. Bukan wilayah utama. Wilayah utama di Iran itukan Qum (Pusat Politik.red) dan Teheran (pusat Agama.red),” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kondisi saat ini dengan politik di negara tersebut tentu juga mempengaruhi. Menurutnya, kaum buruh menuntut agar pemerintah lebih transparan. Sehingga, hal itu diduga kuat yang menimbulkan gejolak massa yang berbuntut pada demo besar-besaran.

“Bukan karena kondisi ekonomi saja. Tapi kondisi politik dalam negeri juga yang memicu mereka demo. Untuk menginginkan keterbukaan lebih, mungkin juga,” paparnya.(ist)

Baca Juga: http://sbsinews.com/tak-kunjung-temui-titik-terang-buruh-di-batam-demo-ke-disnaker/

Related posts

%d bloggers like this: