Buruh SBSI 

Hari Ketiga Mogok Bekerja, Belum Ada Titik Terang Dari PT. Samator Gas Palembang

PALEMBANG –  Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Palembang kembali melakukan aksi mogok kerja menuntut PT. Samator Gas, Sabtu (30/9/2017).

 

Aksi hari ketiga ini didukung oleh lebih 40 massa solidaritas. Aksi yang merupakan imbas dari ketidak pedulian pihak perusahaan dinas ketenagakerjaan  terkait nasib para buruh yang saat ini tidak bisa bekerja (PHK).

 

Koordinator Wilayah Sumatera Selatan Ramlianto kepada SBSINEWS.COM mengatakan bahwa usaha bipartit dan mediasi gagal karena pemilik usaha di PT. Samator Gas tak menghargai hal tersebut.

 

“Selain aksi ini kita juga berharap dinas ketenagakerjaan mengambil sikap menindaklanjuti perusahaan agar permasalahan serupa tidak berlarut-larut. Berlandas UU 23 tahun 2003 upaya sudah kami lakukan dan menemukan jalan buntu karena pihak perusahaan menolak,” katanya.

 

Untuk informasi, tiga dari sembilan buruh itu saat ini kontraknya telah habis dan pihak perusahaan enggan memperpanjangnya. Para buruh anggota SBSI yang tidak mendapatkan keadilan tersebut selama ini bekerja sebagai sopir dan operator (Dua pekerjaan sekaligus) di perusahaan tersebut.

 

“Tuntutan kami agar perusahaan kembali mempekerjakan para buruh, berikan status sebagai karyawan tetap seperti yang di instruksikan Undang-undang 23 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Tak hanya itu saja, kami juga menolak dengan keras sistem Outsourcing yang diterapkan pihak perusahaan saat ini,” ujarnya.(rahmat)

Related posts

%d bloggers like this: