Indonesia 

Kabag Humas BNN: Waspadai Ganja sintetik Dicampurkan Cairan Rokok Elektrik

SBSINews – Masyarakat diminta lebih waspada menggunakan rokok elektrik karena Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) sudah beberapa kali membongkar perdagangan cairan rokok atau lebih dikenal dengan liquid vaporizer (vape) yang mengandung narkoba jenis ganja.

Saat ini, barang haram tersebut diedarkan melalui media sosial Instagram oleh para pelaku yang mengaku menjual likuid yang mengandung ganja dengan botol 60 mililiter seharga Rp 3 juta per botol dan untuk ukuran 5 mililiter dijual dengan harga Rp 300.000 per botol.

Kabag Humas BNN, Kombes Sulistriandriatmoko menjelaskan, cairan yang mengandung Cannabinoid syhthetic tersebut adalah narkotika golongan I.

“Terungkap cairan yang mengandung ganja sintetik (Cannabinoid synthetic) biasa dicampurkan dengan cairan rokok elektrik (vape),” kata Sulis dalam keteranganya, Rabu (29/11/2017).

Menurut Sulis, cairan rokok elektrik pada awalnya memang sejenis tembakau cair (kandungannya nikotin), tetapi belakangan ini para bandar narkotika sintetik jenis baru (NPS).

“Saat ini banyak sekali ganja sintetik cair yang dicampurkan ke dalam cairan rokok elektrik tersebut,” katanya.(mat/julio)

Related posts

%d bloggers like this: