Dunia 

Peringkat 12 Termurah, Harga Rokok di Indonesia Sudah Sewajarnya Naik

JAKARTA – Peneliti Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia (LDUI), Abdillah Hasan mengatakan bahwa harga rokok di Indonesia sudah sewajarnya untuk dinaikan. Pasalnya, menurut penelitiannya Indonesia merupakan peringkat ke 12 yang harga rokok termurah di Dunia.

“Indonesia itu menempati peringkat 12 dari seluruh negara di dunia yang harga rokok termurah,” ujarnya di Kantor Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Jakarta.

Isu terkini, pemerintah berencana menaikan tarif cukai rokok sebesar 10,4% pada awal 2018. Dengan kenaikan cukai pada rokok, maka secara otomatis harga rokok juga akan naik.

Untuk di level ASEAN, harga rokok di Indonesia murahnya kalah dari Vietnam dan Filipina. Sementara harga di negara-negara tetangga lainnya seperti Singapura dan juga Thailand sudah sangat tinggi. Khusus di Singapura, harga rokok di sana bisa mencapai USD 10 atau sekitar Rp 100.000 per bungkus.

“Kalah dari Filipina dan Vietnam. Negara ASEAN lainnya mahal yang paling mahal itu Singapura USD10 atau sekira Rp100.000 per bungkus,” jelasnya seperti dilansir dari hariansinggalang.co.id Selasa (24/10/2017)

Selain itu lanjut Abdillah, Indonesia juga perlu untuk meningkatkan posisi nilai cukai rokok yang ada sekarang. Adapun nilai cukai rokok sekarang masih berada di angka 35 persen dari batas atas 57 persen yang ditetapkan dalam Undang-Undang (UU) cukai.

“Industri rokok di Indonesia sangat terlindungi. Tarif maksimal dilepas jadi porsi pemerintah bisa lebih besar. Sekarang 43 persen berbanding 57 persen jadi mereka bisa berekspansi bisnis terus . Padahal kaalau di Thailand itu porsinya cuma 15 persen,” jelasnya.(ist)

Related posts

%d bloggers like this: