Buruh 

Kapal Nelayan Terbalik Dihantam Gelombang, Satu ABK Hilang

Pengurus Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT), Riswanto menginformasikan, kekesalan demi kekesalan terus menggunung akibat berbagai persoalan yang merundung nelayan. Di saat pemerintah dianggap sudah tidak mau peduli dan hanya memaksakan kebijakan yang tidak berpihak kepada nelayan, kecelakaan demi kecelakaan yang mengilangkan nyawa terus terjadi di laut.

Riswanto menginformasikan, seperti kejadian pada Kamis (26/01/2017), terjadi kecelakaan kapal tenggelam, yakni sebuah kapal ikan pengangkut cumi bernama KM Bintang Terang dengan ukuran 29 grosstone.

“Nama tekong-nya Winara. Kejadiannya terjadi pukul dua dini hari, posisi pada Lintang 03.53.500, Bujur Timur. 112.13.500, jumlah ABK 12 orang , satu orang hilang,” ujar Riswanto kepada redaksi, Jumat (27/01/2017).

Dia menjelaskan, penyebab kecelakaan dikarenakan cuaca gelombang besar, akirnya kapal terbalik lunasnya di atas, kapal ditarik dievakuasi dengan kapal rombongannya. ABK yang selamat dievakuasi,” jelas dia.

Nama-nama ABK yang berhasil dievakuasi yakni Winara (33 tahun), Herman (31 tahun), Roemin (46 tahun), Abdul Muis (30 tahun), Karnoto (39 tahun), Ak Suaka (21 tahun), Warca (22 tahun), Darmono (32 tahun), Eko Saputra (26 tahun), Kas Ngat (63 tahun) dan Warso (31 tahun). “Sedangkan yang hilang adalah Sapdana berusia 43 tahun,” ujarnya. Kejadiannya terjadi di Laut Seruyan, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. “Info selanjutnya bisa ke Polair Kalteng”.(Roy)

Related posts

%d bloggers like this: