Buruh 

Sebanyak 2.400 Buruh Pelabuhan Tanjung Proik Mogok Bekerja, Tanjung Perak Aktifitas Normal

Jakarta, SBSINews – Aksi nasional buruh pelabuhan terlihat saat ribuan buruh di pelabuhan Tanjung Priok mogok bekerja. Para buruh bertekad akan terus mogok jika tuntutan mereka tak dipenuhi.

Aksi mogok tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap keputusan pemerintah yang ingin mencabut SKB Mentri Perhubungan, Koperasi dan Menakertrans tentang pengelolaan TKBM oleh induk koperasi.

Aksi mogok tersebut dilakukan serentak sebanyak 2400 buruh bongkar muat yang tersebar diberbagai lokasi dan bidang pekerjaan mereka sendiri sejak pukul 08.00 Wib.

Perwakilan para buruh Tanjung Priok SMPMI, Tubagus Romli mengatakan bahwa para buuh telah sepakat bahwa koperasi TKBN merupakan wadah pengelolaan.

“Kami menolak keras keputusan pemerintah, kami tidak ingin ada kompetitor lain mengelola bongkar muat. Kepada presiden Jokowi kami berharap untuk memperhatikan nasib buruh TKBN. Hari ini buruh mogok total dan belum ada batas waktu,” katanya.

Berbeda, aksi mogok nasional tidak terlihat di Pelabuhan Tanjung Perak. Sejak pagi kondisi bongkar muat logistik tampak berjalan lancar dan normal. Sebelumnya pihak pelabuhan mengaku telah mengantisipasi aksi jika dilakukan dengan modernisasi alat.

General Manager Pelindo II Tanjung Perak Joko Nurhuda mengungkapkan bahwa sebelumnya pihaknya sudah bermusyawarah tidak akan ada aksi mogo kerja dengan perwakilan para buruh.(mat)

Related posts

%d bloggers like this: