Buruh 

Ini Penyebab Buruh di Makassar Mogok Kerja

Makassar, SBSINews – Ratusan buruh pelabuhan di Makassar, Sulawesi Selatan menolak keputusan pemerintah dengan cara menggelar aksi mogok kerja. Para buruh juga menggelar aksi demonstrasi di depan pelabuhan, Jalan Nusantara Makassar, Senin (4/12).

Keputusan pemerintah yang mereka tolak itu adalah rencana Kementerian Perhubungan merevisi Surat Keputusan Bersama (SKB) 2 Dirjen 1 Deputi tahun 2011 tentang Pembinaan dan Penataan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di pelabuhan.

Tak hanya itu, Kemenhub juga berencana memberikan izin pembentukan dua atau lebih badan hukum koperasi menjadi pengelola TKBM di pelabuhan.

Aksi demontrasi para buruh mengatasnamakan Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) berlangsung tertib.

Ketua FSPTI Sulsel Basri Abbas mengungkapkan keininan para buruh adalah tetap mempertahankan eksistensi Koperasi TKBM di Indonesia. Tugas pemerintah seharusnya memberikan perlindungan kepada Koperasi.

“Seharusnya pemerintah tidak mempersandingkan bidang kegiatan ekonomi yang sama di dalam suatu wilayah,” kata Basri

Lebih lanjut, seperti yang diberitakan sebelumnya aksi mogok dilakukan serentak secara nasional dengan tuntutan yang sama. Adapun tuntutan lain berupa penolakan terhadap rencana Kemenhub mengubah Keputusan Menteri nomor 35 tahun 2007 tentang Pedoman Perhitungan Tarif Pelayanan Jasa Bongkar Muat dari dan ke kapal di pelabuhan.

Kepala Otoritas Pelabuhan Makassar Rahmatullah berjanji meneruskan aspirasi buruh kepada pihak berwenang di Kementerian Perhubungan. Sebab pihaknya di Makassar tidak punya kewenangan untuk mengambil keputusan terkait tuntutan saat demonstrasi.

Related posts

%d bloggers like this: