BPJS 

Melebihi Target, Dana Kelolaan BPJS Ketenagakerjaan 2017 Bisa Mencapai Rp 320 Triliun

JAKARTA – Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan Agus Susanto menyebutkan bahwa pertumbuhan dana kelolaan melebihi ekspektasi.

Dikatakannya, sampai akhir tahun 2017 diperkirakan bakal terkumpul dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan sebanyak Rp 315 sampai Rp 320 triliun.

Hal itu dikatakannya bukan tanpa alasan. Ia menilai karena melihat pertumbuhan dana kelolaan pada bulan September 2017 sudah melewati target tahunan yaitu sebesar Rp 296,9 triliun.

“Bulan September total dana kelolaan sudah mencapai Rp 309 triliun. Awalnya, target per akhir Desember 2017, BPJS Ketenagakerjaan mengincar dana kelolaan sebesar Rp 296,9 triliun,” katanya.

Meski sudah melewati target, dia mengaku tidak akan berhenti untuk memupuk dana yang pada akhir 2016 tercatat sebesar Rp 241,7 triliun. Artinya realisasi dana kelolaan badan sosial eks Jamsostek ini bisa mengalami kenaikan di atas 30% di penghujung tahun nanti.

Menurut Agus, faktor yang mendorong pertumbuhan dana kelolaannya melebihi ekspektasi adalah pertumbuhan kinerja investasi yang disebutnya masih cukup positif meski iklim investasi terbilang cukup menantang.

Realisasi hasil investasi BPJS Ketenagakerjaan telah mencapai Rp 18,35 triliun. Angka ini mengalami kenaikan lebih dari 23 persen jika dibandingkan periode yang sama.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa sampai bulan September jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai 24,3 juta peserta naik 19% secara year on year.

Sampai tutup tahun nanti, BPJS Ketenagakerjaan punya target peserta sebanyak 25,2 juta. Artinya masih ada selisih sekitar 900.000 peserta yang masih diincar sampai 2017 berakhir.(mat)

Related posts

%d bloggers like this: