Buruh SBSI 

Nyatakan Membuka Diri, Ini Keputusan SBSI 1992

Jakarta, SBSINews – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 melalui Ketua umum Gunawan sepakat untuk bersatu dengan SBSI yang dipimpin Prof. Muchtar Pakpahan.

Hal itu disampaikan Gunawan saat rapat bersama di Sekretariat DPP SBSI, Jalan Tanah Tinggi II, Jakarta. Senin (11/12/2017). Bersamanya tampak hadir Harida Bakrie, Thomas Aquino Barha, Azhari, Agus Hy, Jamilo, Sulistiono, Robertus Hendro, Sri Prihatin, Vindra Whindalis.

Dalam sambutannya Gunawan memaparkan bahwa semua keputusan yang di sepakati merupakan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) berupa keputusan dan rekomendasi beberapa waktu lalu.

“Kami sepakat untuk menjadi Afiliasi murni SBSI dengan syarat dan ketentuan yang disepakati melalui KLB. Sekedar iniformasi saat ini SBSI 92 memiliki 7 DPD yang konsisten dengan 20 DPC. ” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan SBSI 92 menginginkan yang terbaik. “Kami ingin membuka diri dan sepakat bergabung membangun serikat buruh yang kuat.

Menanggapi hal itu ketum SBSI, Prof. Muchtar Pakpahan menegaskan bahwa semua syarat tersebut harus di sahkan dalam Nota kesepahaman atau dikenal dengan memorandum of understanding (MoU).

“Maka dari itu bentuklah dua tim yang akan menyusun MoU tersebut. Dengan begitu kita saling terikat dan merasa saling memiliki. Kita membuka diri juga untuk semua serikat buruh untuk bersatu, karena dengan bersatu kita akan kuat dan didengar,” katanya.

Untuk mewujudkan hal itu akhirnya ditunjuklah sejumlah dewan pengurus yang akan membahas dan merampungkan MoU tersebut Jumat depan.

Dari SBSI mengutus Andi Naja FP Praga, Amser Hutauruk, Gusmawati Azwar dan Hendrik Hutagalung. Sementara itu dari SBSI 92 akan diwakili Thomas Aquino, Toni Panjaitan, Azhari dan Harida Bakrie.(mat)

Baca juga, http://sbsinews.com/buruh/97777/

Related posts

%d bloggers like this: